Showing posts with label NHW#11. Show all posts
Showing posts with label NHW#11. Show all posts

Wednesday, February 7, 2018

Review diskusi tentang Stuktur Organisasi dan ide lainnya

Review diskusi kelompok Mentari Nusantara

Dalam Matrikulasi Tambahan ini, kelompok disusun secara acak terdiri dari 15 orang berasal dari berbagai kota.

Dalam diskusi menghasilkan beberapa kesepakatan yaitu sebuah struktur organisasi yang ideal sesuai potensi sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Dan juga dibahas mengenai tugas pokok dan fungsi masing-masing beserta program kerjanya.

Banyak ide-ide bermunculan dari masing-masing kota. Di salah satu kota struktur organisasi sudah sangat lengkap dengan kegiatan yang beragam, dapat memberi masukan kepada pengurus kota yang lain. 

Tantangan yang dihadapi pada masing-masing kota dapat dipecahkan dengan saling bertukar ide dan pendapat.
Semisal
1. Bagaimana mengatasi silent reader para pengurus kota/member?
- Adalah dengan sosialisasi Code of Conduct (COC). Diharapkan member menjadi aktif atau memutuskan untuk keluar dari grup.
- Bisa juga dengan cara diberikan tantangan untuk share buku yang telah dibaca, dan untuk member yang kurang aktif yang terpilih.
2. Jika diadakan kopdar yang hadir hanya sedikit hanya sekitar 30 persen dari seluruh member, dikarenakan kendala jarak dan kesibukan. Solusinya pemilihan waktu dan tempat yang mudah dijangkau member.
3. Kesulitan mencari pengganti PJ Rumah Belajar. Sebenarnya Rumah Belajar terbentuk karena ada orang-orang yang berminat dan merupakan passionnya minimal sebanyak 5 orang. Jika belum 5 orang maka Rumah Belajar belum dapat terbentuk. Bukan membentuk wadah rumbelnya terlebih dahulu baru kemudian mencari orang-orang/personilnya. Dan kesulitan mencari Penanggung jawab Rumah Belajar tidak menjadi masalah seandainya betul cara awal pembentukannya.
4. Jika sering mengadakan event hanya divisi yang terkait yang terlibat sehingga tidak merata tanggung jawabnya. Solusinya: jika sering atau mengadakan event tertentu, untuk pemerataan tanggung jawab di buat Open Recruitmen untuk menjadi panitia, dan semua harus terlibat sebagai bagian dari prinsip berbagi dan melayani.
5. Ada pengurus kota yang bercerita tentang terbentuknya Divisi Kids Corner dibawah Manager Offline. Pada saat diadakan event besar, Divisi Kids Corner bekerja sama dengan Rumbel Playdate untuk mengisi kegiatan di kids corner untuk kids dan juga teens. Namun yang telah banyak dilakukan saat ini adalah Kids Corner diadakan dengan menjalin kerjasama dengan pihak ketiga, dan orang tua yang menitipkan anak membayar dengan jumlah tertentu.

Demikian diskusi kelompok Mentari Nusantara, hasil diskusi ini menjadi bekal untuk berorganisasi di kota tempat tinggal kami. Semoga dapat menjalankan organisasi ini dengan prinsip saling berbagi dan melayani.




Sunday, February 4, 2018

Andai aku menjadi

Seandainya saya merupakan bagian dari kelas berbagi Tanjung dan saat ini masih mendapat amanah sebagai Sekretaris “Kelas Berbagi Tanjung" yang saya lakukan adalah seperti yang saya ceritakan berikutnya.

Kelas Berbagi ini akan dimaksudkan sebagai wujud peran dari ibu profesional yang ingin bermanfaat buat masyarakat sekitar, sebagai tempat belajar dan tempat berkumpul, tempat bersosialisasi para ibu dan anak-anak untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilannya.

Untuk itu harus didukung program kerja yang layak. Dengan mengutamakan kebutuhan belajar para ibu-ibu member Ibu Profesional dan kemudian mempertimbangkan kebutuhan bagi ibu-ibu masyarakat sekitar. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan bersama-sama dan bermanfaat.
Diantaranya:

1. Tahsin Al Quran

Saya merasa sangat membutuhkan ilmu tahsin ini mengingat bacaan quran yang terkadang masih belum benar. Di sekitar rumah ada teman yang mempunyai kemampuan tahsin yang bagus, dan saya pikir cocok untuk mengajar ibu-ibu yang masih belum fasih mengaji.

Targetnya adalah para ibu member IP dan ibu-ibu diluar member.

Untuk bagaimana model pengajarannya, selanjutnya akan didiskusikan lagi dengan pengajarnya.

Maksimal 25 orang

2. Playdate dengan berbagai tema, salah satunya belajar berenang yang baik dan benar.

Berenang ini pun tetap menjadi kebutuhan saya dan keluarga, dengan berenang melatih keberanian, melatih diri agar terbiasa dengan air, menjaga badan agar senantiasa bugar. Untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, lebih baik jika dibiasakan untuk berenang. Namun kalau diperhatikan, banyak anak-anak jika di kolam renang hanya bermain, tidak berlatih bagaimana berenang yang baik dan benar. Hal ini dimaklumi karena minimnya pelatih renang yang umumnya mereka juga masih bekerja pada office hour. 

Akan difasilitasi dengan guru/pembimbing untuk berenang. 

Target para ibu-ibu dan anak-anaknya

3. Fieldtrip explore alam Tabalong dan sekitarnya.
Alam Tabalong dan sekitarnya banyak menyimpan keunikan, selain masih asli dan natural, alam di sini termasuk serba ada, ada goa yang dingin dan airnya tenang, ada air terjun, ada banyak sungai bebatuan yang masih asli, ada lokasi untuk camping di sini, ada sungai yang lumayan deras airnya bisa dimanfaatkan untuk wisata bamboo rafting. 

Playdate bersama keluarga yang lain bisa menambah keseruan, dan ajang berkumpulnya para ibu, ayah dan anak-anak. Diharapkan dapat merekatkan hubungan dalam keluarga maupun antar keluarga.

4. Kajian online dan offline bekerjasama dengan komunitas parenting yang lain. Secara berkala mengadakan kajian parenting/sharing masalah parenting baik online maupun offline, jika memungkinkan mengundang praktisi parenting yang bisa mengisi kajian. Baru-baru ini telah dilaksanakan Seminar keluarga “Membangun Peradaban Dari Rumah” oleh bu Septi Peni Wulandani dan Bapak Dodik Mariyanto. Seminar ini terlaksana dengan kerjasama antara Kelas Berbagi Tanjung dan sebuah Yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan anak. Diharapkan akan diadakan lagi seminar-seminar semacam ini yang pastinya dapat menambah ilmu dan juga sebagai bahan evaluasi diri dalam mendidik anak.

5. Playdate bersama membuat kue, mpek-mpek, membuat mie, merajut, decoupage, menggambar, mewarnai, menghias kue, menghias cupcakes, beauty class, gardening, hidroponik, membaca bersama, mendongeng.

Semua kegiatan pasti asyik dan seru jika dilakukan bersama-sama, tantangannya adalah bagaimana mengumpulkan orang yang sevisi misi, juga waktu yang sangat sempit, karena hanya ada waktu weekend, sedangkan weekday anak-anak banyak yang bersekolah yang menerapkan fullday school, bahkan di tahun ajaran baru nanti sekolah negeri kabarnya telah menerapkan fullday school bagi anak-anak.

Oiyaa.. selain kelas berbagi, ada juga rumah belajar, persamaannya adalah secara struktur organisasi keduanya dibawah posisi Manager Offline, perbedaannya, kelas berbagi boleh untuk non member, sedangkan rumah belajar hanya untuk member, yang punya passion sama, berkegiatan bersama dan konsisten dengan passionnya. Diharapkan nantinya dapat terbentuk sebuah karya hasil dari rumah belajar. 

Saya masih berangan-angan untuk memiliki rumah belajar, prosesnya cukup panjang dimulai dari kekonsistenan diri sendiri, dan berkumpul dengan teman-teman sesama member yang satu passion dan akhirnya dapat secara produktif menghasilkan sesuatu.
Dalam rencana, saya akan konsisten belajar mempercantik blog dan memperbanyak jam terbang dalam menulis dengan cara komitmen terhadap waktu yang saya tetapkan sendiri.

Demikianlah apa yang menjadi rencana kedepan untuk Kelas Berbagi dan saya khususnya yang terlibat di dalamnya.

Semoga Allah selalu memberikan jalan dan memberi kekuatan untuk melaksanakan apa yang telah direncanakan.

Mastermind dan False Celebration

  Anggota Tim yang memberikan sarannya:  #ibupembaharu #bundasalihah #darirumahuntukdunia #hexagoncity #institutibuprofesional #semestaberka...