Showing posts with label Semua anak adalah bintang. Show all posts
Showing posts with label Semua anak adalah bintang. Show all posts

Tuesday, September 19, 2017

Badge "Bintang Keluarga"




Setiap anak adalah bintang
Jangan suka membandingkannya dengan yang lain
Bersyukurlah.. dialah anugerah terindah dari Allah

Friday, September 8, 2017

Aliran rasa setiap anak adalah bintang

Game ini sangat menantang, apa tantangannya?
Kita diminta untuk jeli melihat perilaku anak dalam anak beraktivitas dan dalam menanggapi sebuah situasi.
Mencatat setiap sifat unik yang muncul. Sifat unik ini bukan untuk dilabeli negatif tapi untuk dikenali, apakah sifat ini selalu muncul. Jika selalu sifat ini yang selalu muncul bisa segera dipupuk dan difasilitasi dengan kegiatan atau project yang sesuai dengan sifat uniknya. 

Seorang anak dapat memiliki beberapa sifat unik yang saling berkaitan, yang akan membentuk sebuah karakter yang tentunya jika ditumbuhkan dengan benar nantinya secara alami akan menemukan misi hidupnya dan misi peradaban di dunia ini. Dengan kata lain bermanfaat buat dirinya dan orang lain.

Kendala dalam game ini kurangnya waktu berkegiatan dan kurangnya referensi kegiatan bervariasi untuk anak-anak. Kedepannya selalu berharap dapat terus mencermati sifat unik anak ini dan tidak melabeli dengan label negatif. Jika akan melabeli sadarkan diri, gigit bibir atau cubit diri sendiri agar mulut ini bisa mengerem perkataan yang kurang baik ke anak.

Friday, September 1, 2017

Konsisten terhadap aturan

Kritis dengan aturan-aturan yang sudah disepakati kadang saya yang melanggar.

"Kok bunda suka ngambil tanpa ijin?"
"Mbak Nisa kan belum mengijinkan, buku iu dipake bunda?"
Bla bla bla bunda pun beralasan dan akhirnya
"Iyaa mbak Nisa maafin bunda yaaa.. "


Ini termasuk sifat apa ya?

Pernahkah mengalami seperti ini?
Saya yang udah berumur ini pun masih perlu orang lain untuk mengingatkan perilaku yang secara ga sengaja dilakukan. Apalagi anak-anak kita yang sedang dalam proses pembentukan karakter. Jangan pernah bosan untuk mengingatkan anak-anak. Walaupun jangan overdosis juga. Karena sesuatu yang overdosis akan rusak dan tidak berfungsi.

Dan saya berkesimpulan anak saya ini dan kebanyakan anak lain pun punya sifat consistency/fairness



Sumber: talents mapping abah rama

Wednesday, August 30, 2017

Relator

Kesukaannya mengobrol dengan orang yang cocok membuat hubungan pertemanan semakin dalam. Di sekolah ada seorang sahabat yang cukup cocok dengan dirinya. Sudah bertemu di sekolah, begitu pulang sekolah tetep ingin telfon dan mengobrol.

Kalau saya dengarkan obrolannya hehe #kepo ini ortunya..Obrolan seputar temen-temen di sekolah, guru-guru dan kucing-kucing kesayangan. Di setiap even, misalnya ikut-ikut kegiatan di luar sekolah, seperti liburan ceria di sekolah BIAS, ikut ESQ, ikut healing for teens, banyak temen yang langsung deket. Bukan hanya satu, pasti lebih dari satu. Dan setelah selesai acara bawaannya baper karena berpisah. 

Project buat Diannisa ini, melanjutkan pertemanan yang sudah terjalin, karena pertemanan hanya pada saat even sangat sayang untuk dilepas begitu saja. Yang saya pikirkan tetap masih menggunakan wa (whatsapp) ataupun akun media sosial milik saya yang lainnya. Caranya dengan menyapa mereka kembali dan saling bersilaturrahim.

Sumber : Talents Mapping Abah Rama

Tuesday, August 29, 2017

Significance

Significance

Setiap anak memiliki sifat unik ini meskipun kadarnya berbeda.

Anak-anak senang sekali dipuji, jika sedang bercerita ingin sekali didengarkan dan jika menurutnya berprestasi ingin sekali di akui. Rata-rata mereka haus perhatian dan pengakuan. Apa yang mereka butuhkan sejak kecil jika kita orang tuanya mampu memenuhinya di masa kecil dimasa dewasanya dia tidak akan mencari pengakuan, perhatian di luar sana. Melainkan self esteemnya sendiri telah terbentuk. Dia mampu menghargai dirinya sendiri, mampu menilai dirinya dan mampu memaksimalkan kekuatan diri yang dipunyainya.

Orang dewasa yang sekarang sudah menjadi orang tua, perlu flashback masa kecilnya. 

Dulu sering dibilang jelek
Dulu sering tidak didengarkan
Dulu sering dicela secara fisik
Dulu sering dibilang bodoh
Dulu sering dipukul dan diancam dibawah tekanan

Akibatnya apaa?

Ah...ga perlu ngomong, toh siapa yang mau dengarkan aku?
Ah...aku kan ga cantik siapa yang mau sama aku?
Ah...aku kan ga pinter, kenapa harus bermimpi untuk jadi sesuatu?
Ah...aku sering dipukul berarti aku anak nakal..


Itulaaah hal di masa kecil yang bisa membuat hancur ketika sudah dewasa. Alhamdulilah jika tidak sampai lari ke sex bebas atau obat terlarang.

Dan recovery di masa dewasa perlu effort dan keinginan yang kuat untuk berubah.

Project lagi buat saya orang tua untuk selalu aware dengan kemauan dan kemampuan anak. 

Selalu memuji di saat yang tepat, tidak berlebihan. Mendengarkan dengan fokus dan memberikan perhatian yang wajar.
Sumber: talents mapping abah rama

Monday, August 28, 2017

Responsibility

Responsibility

"Memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi atas komitmen yang telah dibuat, baik besar ataupun kecil dan merasa terikat secara emosional atau psikologis untuk memenuhi atau menjalaninya hingga selesai" - buku talents mapping

Project untuk melatih tanggungjawabnya kali ini adalah menginap di rumah sepupu dan bisa melayani diri sendiri, berkontribusi dalam aktivitas sehari-hari.

Buat anak-anak di rumah diajarkan untuk bisa melayani diri sendiri, termasuk berkontribusi terhadap keluarga, mulai dari bangun pagi, mandi, menyiapkan sarapan, mencuci piring, membersihkan kamar atau membersihkan rumah. Ikut membantu keluarga tersebut dalam aktivitasnya sehari-hari.

Bertanggung jawab terhadap orang lain dan terhadap apapun dimulai dari bertanggung jawab terhadap diri sendiri, anak usia sebelum baligh harus sudah lulus bab ini. Khawatir jika tidak akan membebani orang lain. Hal kecil yang sering lupa dibiasakan sejak dini. 

Sunday, August 27, 2017

Menetapkan target

Menetapkan target

Hari ini ada event untuk anak teens, kebetulan Nisa ikut.

"Bun mbak nisa punya target harus dapet temen nanti di kelas healing"

"Okay siip"

Saturday, August 26, 2017

Activator

Activator

"Dapat membuat sesuatunya terjadi dengan mengubah pikiran menjadi tindakan." -- Abah Rama Royani

Banyak anak bisa jadi adalah seorang activator selalu pengen segera mewujudkan pikirannya. Seringnya orang tua yang pelan-pelan mematikan fitrahnya yang baru mulai tumbuh. 

Ketika anak sedang ingin membuat sesuatu, kue misalnya, tiba-tiba saja terlintas di pikirannya untuk membuat kue.

"Ayo bun..kita bikin kue, rasanya pengen bikin brownies"

"Wah ga bisa mendadak yaa soalnya persiapannya lumayan banyak."

(Komentar semacam ini kalau sering diucapkan orang tua, membuat anak jadi malas untuk aktif mewujudkan apa yang menjadi pikirannya)

"Yaah bunda.. ayoo donk"

Lebih baik berkata seperti ini untuk menanggapi ajakannya:

"Ayuuk.. coba di list dulu bahan-bahannya apa aja"

Berikan tanggapan yang positif terlebih dahulu, setelah itu sampaikan kendala-kendalanya dan biarkan dia mencari solusinya.

Sebenernya project ini cocok buat saya yang secara spontan masih sering merespon penolakan. Penting buat saya untuk senantiasa merespon dengan kalimat positif.

Friday, August 25, 2017

Aktif bergerak

Berenang adalah aktivitas anak-anak yang membuat matanya berbinar-binar. Anak-anak sangat menyenangi air. Selain bermain-main dengan air banyak hal yang bisa dieksplore. Berenang membuat tubuh aktif bergerak. Diharapkan dapat membuat tubuh menjadi fresh dan pikiran menjadi jernih.

Pernah dengar cerita ada anak yang tiba-tiba nyemplung terjun ke laut (walaupun masih di pinggirannya), dan membuat panik orang tuanya. Ternyata setelah dia dewasa minatnya adalah diving, menyelam di laut dan sudah ditekuninya tanpa lelah. Walaupun proses pencariannya sangat berliku sebelum akhirnya menemukan passionnya. 

Kesimpulannya Allah selalu memberikan tanda-tanda atau sinyal kepada kita orang tuanya, yang menjadi masalah apakah orang tua mampu membaca tanda-tanda itu, apakah orang tua mengabaikan semua tanda yang diberikan Allah?


Kesukaan anak-anak pada air kadang membuat saya takut. Mereka suka sekali mencoba kolam yang dalamnya melebihi tinggi tubuhnya. Seru katanya dan banyak tantangannya. Apakah kekhawatiran saya ini dapat mematikan keberaniannya? Saya pikir keselamatannya lebih penting.

Sudah saatnya mencari maestro untuk berenang ini. Agar saya tidak was-was, tidak mematikan atau mengecilkan keberaniannya melainkan menyalurkan keberaniannya untuk lebih membuat prestasi buat dirinya sendiri. Project baru lagii..


Setelah anak sudah menguasai dunia berenang..giliran bunda ya, Nak yang kalian ajarin berenang hehehe..

Thursday, August 24, 2017

Futuristic

"Bunda, kalo sudah besar nanti Mitha mau punya toko kucing kaya JCO.JC"

Main ke toko cat (kucing) namanya "J.Co J.Ci (bukan toko donat)" nganterin si imon dan omash (kucing milik sepupunya) grooming, eh ada kucing belang 3 cantik banget namanya Zwitsal.. kucingnya ga takut dan mau aja dipegang-pegang. Kesempatan deh digendong juga tuuh kucing.. gemeeesh..

Kucing ini udah melahirkan berkali-kali dan setelah anaknya disapih sama induknya selalu habis terjual. Berkah buat yang take care zwitsal ini. Mungkin masih hamil aja udah dipesen anak-anaknya.

Kalau udah di sana anak-anak betah banget karena ada kucing yang juga ikut jualan. Kucing yang jualan itu punya karakter yang ramah, supel dan seneng bertemu dengan orang asing. Walau akhirnya ada korban yang harus kena cakaran kucing. Batas kesabaran kucing udah kelewat, kebanyakan diucel-ucel.

Keasyikan ini menimbulkan minat buat mitha, dan kepikiran untuk memiliki juga petshop yang lengkap beserta kucing-kucingnya. Dia berimajinasi sesuatu yang dia sukai akan ia miliki suatu saat nanti. Sifat produktif "Futuristic" ini senang membayangkan apa yang mungkin terjadi di masa mendatang. Semoga tercapai semua keinginanmu ya, Nak..

Namun saat ini saya masih belum bisa memfasilitasi untuk memelihara kucing, hanya berusaha menyayangi kucing yang lewat atau kucing yang ditemui di jalan atau di pasar-pasar sambil membawa persediaan makanan kering. Mitha dan kakak-kakaknya cukup senang diperbolehkan untuk bermain bebas dengan kucing bukan dengan memilikinya.

Wednesday, August 23, 2017

Communication


Hal yang disenangi anak saya yang satu ini, Diannisa Naila Hanin adalah mengobrol. Senang bertanya, mengemukakan pendapat dan suka mempresentasikan sesuatu walaupun masih hal yang sederhana dan dalam lingkup kecil, bersama keluarga atau bersama teman-teman mainnya. Kalau kemampuannya diasah diharapkan nantinya bisa menjadi communicator ulung. Semoga ya, Nak..

Mudah mempelajari bahasa, artikulasi pengucapannya fasih dan lancar. Sering mancing saya untuk berbahasa Inggris, tapi sayang sayanya ini kaya mau ngomong bahasa Inggris ga bisa keluar hahahaha, kaya masih muter-muter alias loadingnya lamaa..maklum ga pernah dipake lagi dulu kursus cuman di kelas aja begitu di lapangan atau di luar kelas pengennya pake bahasa Indonesia. Selain itu suka nyimak saya kalau sedang mengaji, cara pengucapan huruf dan hukum tadwidnya. 

Project buat anakku ini, kebetulan akhir minggu ini saya akan mengadakan perjalanan bersama dia, saatnya memancing dia untuk mengobrol panjang lebar sekalian menggali keinginan, cita-cita, impian, atau emosi yang terpendam. 

Project yang lain, agar lebih mengembangkan komunikasinya lewat tulisan saya tugaskan dia untuk berperan sebagai jurnalis, yang menuliskan perjalanannya selama bersama dengan saya dan apa saja yang dialaminya selama perjalanan.

Mastermind dan False Celebration

  Anggota Tim yang memberikan sarannya:  #ibupembaharu #bundasalihah #darirumahuntukdunia #hexagoncity #institutibuprofesional #semestaberka...