Showing posts with label Kampung Main Komunitas. Show all posts
Showing posts with label Kampung Main Komunitas. Show all posts

Monday, December 14, 2020

Thursday, December 10, 2020

Aliran Rasa 3 Berkarya Bersama

Aliran rasa 3 kali ini, saya coba untuk mengulang menu-menu yang ada di FBG sambut semai ini. Yang pertama itu babak main tentang mengenal potensi diri, babak main kedua tentang tujuan berkomunitas. Keduanya mengisi lembar main yang mengasyikkan. Babak main ketiga ini adalah berkarya bersama. Tidak ada lembar main tapi membuat mini project yang gue banget. Boleh sendiri atau maksimal 3 orang bersama teman di regionalnya. Nah ini siapa yaa yang jadi partnerku nanti?

Kemasan sambut semai ini udah keren banget yaa..
Di babak ketiga ini disuguhkan obrolan bersama Leader Kampung Main Komunitas, Yunda Eci dan Yunda Nesri, bersama Yunda Saras dan back up Host yang keren banget senyumnya, Yunda Halida. Saya terkesan banget deh dengan senyumnya. Kelihatan banget happy. Yunda itu sebutan untuk Pengurus/Leader di Kampung Main Komunitas mungkin yaa, lengkapnya Ayunda. Duuh bagus banget kedengerannya.
Obrolan ini tentang apa itu berkolaborasi, mengapa berkolaborasi, bagaimana tantangan berkomunitas dan berbagai pengalaman selama berkomunitas di Ibu Profesional. Kolaborasi adalah kerjasama yang dilakukan dalam sebuah project atau event tertentu yang melibatkan beberapa orang saling mengisi satu sama lain sesuai potensi dan peran yang dijalankan. Jadi semua peran itu penting, tak ada yang tak penting. Karena itu sebenarnya dengan berkomunitas banyak peluang kita untuk belajar, tinggal mau ambil peluang itu atau menundanya.

Pas banget dianalogikan dengan permainan “Gobak Sodor” sebuah permainan yang membutuhkan kolaborasi yang baik, membutuhkan gerak lincah, mampu memanfaatkan peluang dan kesempatan, komunikasi yang baik, bekerjasama dalam tim adalah faktor penentu keberhasilan.

Juga ada obrolan tentang Coc di sarasehan warga. Bagi para warga diwajibkan membaca, memahami COC Komunitas Ibu Professional yang jumlah halamannya sebanyak 25 lembar. Coc itu perilaku bermartabat yang harus dilakukan di komunitas yang telah disepakati bersama. Jika melanggar maka bisa dengan atau tanpa pemberitahuan akan dikeluarkan dari komunitas. Tegas namun sangat menghargai bagi member lainnya yang taat CoC.

Yang perlu diingat quote ibu Septi. Ibu itu salah satu arsitek peradaban. Bagaimana bisa membangun peradaban, kalau diri kita sendiri masih tuna adab?
Mak jleebb..

Kembali lagi ke diri sendiri, dalam berkomunitas ini mau memanfaatkan peluang ataukah menundanya?

Untuk kegiatan di komunitas, saya mendukung namun masih membutuhkan kolaborasi dengan orang yang berkarakter activator. Nah itu diaa pentingnya kolaborasi agar kegiatan bisa berjalan.

Semoga di IP Banua Lima semakin banyak kegiatan-kegiatan yang tumbuh dari aktivitas suka dan bisa, sebagai wadah para ibu untuk “main bareng, ngobrol bareng, beraktivitas bareng”.

Tak lupa untuk menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada ibu Septi, para ayunda dan Tim dapur Kampung Main yang sudah mengemas sambut semai kampung main komunitas ini dengan sangat mengesankan. Semoga barokah selalu.

#aliranrasa3
#babakmain3orientasi
#KampungMainKomunitas
#KomunitasIbuProfesional


Thursday, November 26, 2020

Aliran Rasa Babak Main 2 Orientasi

Bismillah

Tiba saatnya mengalirkan rasa


Babak Main 2 di Kampung Main Komunitas ini bermain di arena main yang kita pilih sendiri permainannya dan bermain dengan bahagia. Yang ditawarkan di Kampung Main Komunitas ini adalah Rumah Belajar, Rumah Berbagi, Rumah Bermain, Pengurus Kampung Regional, Kepanitiaan, Menjadi warga kampung yang mencintai dan aktif di Kampung Komunitas. 


Masing-masing memilih sesuai yang diinginkan, juga kontribusi terhadap komunitas apa saja. Dalam babak main ini kita lebih mengenal kearifan lokal berupa alat musik, peralatan, masakan. Dan memilih apa yang cocok atau menggambarkan diri kita saat berada di komunitas ini.  Sederhana tapi sangat bermakna.


Mengisi lembar main kedua ini merasa ingin berkontribusi banyak tapi khawatir tidak bisa komitmen, karena fokus menemani anak-anak dalam “sekolahnya”, menjadi warga kampung yang mencintai dan aktif di Kampung Komunitas sudah sangat bagus. Apalagi jika ditambah dengan menjadi member di Rumah Belajar dan lain-lain. Do one thing at a time, saat ini fokus dulu menemani belajar anak-anak yang lainnya adalah prioritas berikutnya. 


Lembar main ini seru, ide dan gagasannya kereen ga ada matinya, tak lain karena bu Septi yang sangat-sangat full ide dan divisualisasikan oleh tim kampung main yang juga keren. Apresiasi sekali dengan mereka yang kreatif dan mendedikasikan waktunya untuk kemajuan komunitas. Sesungguhnya kebaikan yang mereka lakukan akan kembali kepada diri mereka masing-masing. Barakallah.. semoga Allah selalu memberikan keberkahanNya bagi kita semua.


#AliranRasa2

#BabakMain2Orientasi

#KampungMainKomunitas

#KomunitasIbuProfesional

Wednesday, November 25, 2020

Thursday, November 5, 2020

Aliran Rasa Babak Main 1 Kampung Main Komunitas



Bismillah
Awalnya saya kurang ngeh dengan sambut semai kampung main ini, karena di IP Banua Lima sepi-sepi aja, ntah kenapa ternyata IP Banua Lima sudah ada grup untuk sambut semai kampung main dan saya ga ada di situ. Sedihnyaa..

Waktu itu saya di japri mbak Layla Fitri untuk ikut main di sambut semai komunitas. Dan akhirnya saya masuk grup, eh ternyata ini grup Kalsel. Emang yaa klo kita sendiri kurang pro aktif tanya sana sini, bakalan ga di pedulikan. Padahal saya sudah tanya-tanya di IP Banua Lima untuk sambut semai ini, tapi tak kunjung ada berita.

Hampir saya sudah ikut main di IP Kalsel, sebelum terlalu jauh saat itu saya bilang kalau saya adalah member IP Banua Lima. Akhirnya saya diantarkan ke grup Banua Lima oleh admin sambut semai, Mbak Halida.

Di grup IP Banua Lima ini, sepi banget, mungkin lagi pada sibuk, sedangkan di IP Kalsel, membernya lebih aktif untuk ikutan main, maupun komen di WAG. Di babak 1 ini nyaris ga ada yang sharing, hanya mbak maria dan mbak nellie, saya urung akan sharing lembar main, sepertinya bukan tempat yang tepat untuk sharing. Mungkin mereka mengerjakan lembar main, hanya tidak sreg untuk sharing hasilnya. Entahlah.

Semoga di babak kedua menjadi lebih hidup lagi suasananya.

Untuk mengisi lembar main pertama lalu, saya happy, berasa mengulang lagi memori masa lalu, mengingat lagi memori yang kurang nyaman. Tapi tidak apa-apa saya jadi tahu ternyata saya sudah melangkah sejauh ini dari saya yang dulu. Menimbulkan rasa syukur, ternyata ada yang saya capai dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Tinggal meningkatkannya menjadi lebih maksimal lagi.

Tujuan main ini tak lain memandu kita untuk mengenali diri lewat aktivitas yang suka dan aktivitas yang bisa atau mampu. Mendeskripsikan diri menurut kita sendiri, meminta masukan atau pendapat dari orang-orang terdekat, menuliskan lagi tantangan yang pernah kita alami dan bagaimana kita melewatinya. Sampai akhirnya berada di titik sekarang ini. Banyak sabar dan syukur untuk menghadapinya. Ada orang-orang yang menginspirasi, yang mensupport, menolong dan peduli dibalik semua tantangan yang dialami. Yang sesungguhnya Allahlah yang mempertemukan mereka dengan saya. Mengapa Allah mempertemukan? Semua karena kasih sayang Allah, Allah mengijinkan adanya perubahan baik dalam diri saya.

Barakallah untuk orang-orang yang sangat menginspirasi. Dan saya belajar dengannya. Ngulik ilmu dari mereka. Mereka sudah menemukan jalan untuk bermanfaat. Semoga saya pun mengikuti jejak mereka. Bermanfaat buat manusia lain, alam dan semesta.

#AliranRasa1
#BabakMain1Orientasi
#KampungMainKomunitas
#KomunitasIbuProfesional


Mastermind dan False Celebration

  Anggota Tim yang memberikan sarannya:  #ibupembaharu #bundasalihah #darirumahuntukdunia #hexagoncity #institutibuprofesional #semestaberka...