Monday, February 10, 2020

Ini Makanan Besarku









Bismilah


Ulat-ulat sudah menemukan keluarga yaitu keluarga manajemen emosi, sedang menunggu giliran untuk go live, sementara itu banyak diskusi terjadi dalam keluarga ini, antar keluarga kecil banyak ilmu yang di dapat. 


Sumber ilmu berasal dari pengalaman anggota keluarga yang sharing ilmu tentang apa yang dialami, kemudian bagaimana cara mengatasinya, bagaimana bangkit dari masalah, dan akhirnya hal yang tadinya menjadi masalah sekarang bukan lagi menjadi masalah namun menjadi jalan kesuksesan. Anggota keluarga dapat berbagi tentang langkah-langkah yang sudah dikerjakannya. Selain sumber ini, saya juga mencari sumber lain melalui buku, dan instagram yang berhubungan dengan ilmu yang saya cari.


Dengan tetap mengacu pada mindmap pribadi, saya tetap pada 1 keluarga kecil saya Self Healing dan keluarga besar saya Managemen Emosi. Dengan sedikit tambahan sumber ilmu tentang bagaimana pola hidup yang sehat.


Kalau melihat salah satu tujuan dari mindmap saya:

Bunda harus sehat secara fisik dan psikis. Tidak bisa dipungkiri selain membereskan masalah emosi yang juga dapat mempengaruhi kualitas kesehatan, harus juga membereskan kesehatan secara fisik, yaitu dengan memperhatikan pola makan yang sehat. 


Disinggung pula tentang FOMO oleh bu Septi, bahwa Fomo adalah sebuah “penyakit” khawatir berlebihan jika tertinggal informasi. Jangan sampai terjangkit wabah ini. Tetap jadikan mindmap sebagai panduan.


Apa saja yang saya pilih?


  1. Ilmu tentang inner child


Sharing dari mbak Shinta, keluarga Inside Out/Manajemen Emosi. Inner child adalah sebuah reaksi yang timbul saat ini akibat suatu peristiwa tertentu yang terjadi berdasarkan apa yang terekam di alam bawah sadar, sejak masa kecil. Inner child tersebut bisa positif atau negatif, jika banyak hal positif di masa kecilnya maka positif pula reaksi yang timbul. Misal kreatifitas, pantang menyerah, selalu gembira, mudah memaafkan. Namun jika semasa kecil lebih banyak terluka, maka reaksi akan negatif, misal: marah meledak-ledak, tidak bisa mengungkapkan sesuatu, cepat tersulut emosi, trauma, fobia. 


Innerchild yang terluka harus disembuhkan tidak bisa dilupakan begitu saja. Caranya adalah dengan beberapa tahap. 

  • Mengelist emosi apa saja yang dirasakan, selesaikan satu per satu

  • Kejadian apa yang menyebabkan emosi tersebut

  • Siapa pelaku dibalik peristiwa itu

  • Hadirkan lagi ingatan tentang peristiwa itu

  • Akui emosi yang dirasakan

  • Terima emosi ini

  • Alirkan emosi ini bisa dengan lisan ataupun tulisan sampai tuntas. Perlu waktu untuk menuntaskannya, berbeda untuk setiap emosi dan kejadian.

  • Ikhlas dan pasrahkan hanya kepada Allah

  • Maafkan orang yang berkaitan dengan emosi dan kejadian ini

  • Berdoa kepada Allah agar disembuhkan dan diberi kekuatan oleh Allah.

  • Termasuk didalamnya berdamai dengan orang tua. Mungkin inner child yang negatif disebabkan oleh pengasuhan yang kurang tepat. Namun maafkanlah mereka, agar terputus mata rantai pengasuhan yang kurang baik. Jangan diteruskan lagi kepada anak-anak kita selanjutnya.


  1. Ilmu tentang self healing sadar napas


Sharing dari mbak Fachecha, keluarga inside Out/Manajemen Emosi.

Self Healing dapat diartikan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dari segala macam penyakit fisik ataupun psikis melalui tahap-tahap tertentu. 


Untuk penyakit psikis salah satunya yang menyangkut emosi terlebih dahulu kita mengenali emosi yang kita rasakan. Dengan memanfaatkan aliran nafas, kita bisa pelan-pelan mengenalinya. Bernafas dengan teknik 747 artinya 7 ketukan tarik nafas dari hidung, tahan 4 ketukan dan hembuskan 7 ketukan. Selama aliran nafas rasakan sensasi tubuh bagian mana yang sakit, dari ujung kaki sampai ujung kepala, nikmati saja, kemudian alirkan emosi tersebut. Jika ingin lebih allout, lebih baik menyendiri di kamar atau di tempat yang nyaman. Aliran emosi yang tuntas akan dapat membuat lega dan merasa lebih baik. Perlu waktu tertentu bergantung pada ringan atau beratnya emosi yang dirasakan. Setelah melewati momen ini, kita dapat berpikir dan bicara lebih tenang dan fokus pada solusi. Self healing sadar napas ini sangat efektif saat emosi sedang memuncak, dan dilakukan saat ambil jeda sejenak/saat time out.


  1. Ilmu Terapi Gratitude


Sharing dari mbak Saraswati, grup keluarga kecil Self Healing yang merupakan bagian dari keluarga Inside Out


Terapi Gratitude adalah menulis jurnal syukur setiap hari sebelum tidur minimal 30 menit selama minimal 21 hari berturut-turut. Tujuannya untuk fokus kepada hal baik, fokus kepada keberhasilan, fokus kepada hal positif. Diharapkan dapat menjadi kebiasaan baik, sehingga dapat menciptakan kebahagiaan dan bersyukur dalam semua keadaan yang Allah tetapkan.


  1. Ilmu Pola Makan Eating Clean

Sumber dari membaca serial buku Eating Clean, Inge Tumiwa-Bachren, buku “Mau Sehat” Dr Shin Woo Seob, Kitab Pedoman Pengobatan Nabi opeh Agus Rahmadi.


Yuuk mulai praktek eating clean…


Seperti mendapat jawaban pertanyaan yang selama ini berputar putar di kepala. Ada ga cara untuk hidup sehat yang enak hehehe


Saya ga suka diet, ga tahan laper dan ga tahan godaan hahaha, kalo mau puasa sekalian..tapi waktu tidak sedang puasa, bebas makan lagi.. 


Baca serial buku Eating Clean, bikin semangat untuk mengubah pola makan menjadi lebih sehat, mengganti bahan-bahan masak dengan yang lebih sehat, dan cara memasak yang sehat.

Walau ga mudah.. tapi ga sulit jugaa..tergantung mau atau tidak


Memilih apa yang kita makan, hanya yang baik yang kita makan, yang kurang atau tidak baik harus dihindari dan tinggalkan.


Di proses belajar eating clean ini, goal kecil yang ingin dicapai yaitu mulai menghindari

nasi putih, gula pasir atau gula dalam bentuk lain, makanan proses, tepung proses, 


Goal besarnya adalah bertanggungjawab terhadap kesehatan diri, lebih menyayangi diri sendiri. Juga, berhenti mendzolimi diri sendiri dengan makanan yang kurang/tidak sehat. Yaaa selama ini ternyata tanpa sadar telah mendzolimi diri sendiri, karena kurang ilmu dan masih mengutamakan nafsu pengen ini itu..


Sebelumnya sekitar tahun 2015 saya sempat ikut Emotional Healingnya Irma Rahayu, tumpukan-tumpukan emosi berkurang banyak, lega rasanya. Dari sinilah saya belajar untuk menerima diri sendiri, memaafkan, melihat dunia dengan cara berbeda. Dan bahagia menjadi diri sendiri.


Demikian ceritaku di kebun apel, masih banyak yang harus di makan, semoga nutrisi buah-buahan ini bisa dicerna dengan baik. Dan membuat ulat menjadi sehat. Bukan kekenyangan dan malas bergerak.



#janganlupabahagia

#jurnalminggu4

#materi4

#kelasulat

#bundacekatan

#buncekbatch1

#buncekIIP

#institutibuprofesional










Monday, February 3, 2020

Temukan keluargamu..



Bismillah 


Setelah menemukan daun-daun bergizi, tibalah saatnya kita kumpul di kebun apel sesuai kebutuhan yang sama atau paling tidak hampir mirip. Ulat-ulat ini tersebar di seluruh penjuru hutan hehehe.. Bagaimana memulainya?


Awal diberikan tugas ini kebanyakan ulat-ulat menjadi panik, termasuk saya, belum selesai kelas sudah ada yang membuat grup WA dan saya pun ikut masuk di dalamnya, setelah berkumpul dalam grup tersebut, ternyata ada arahan dari koordinator bunda cekatan regional berkoordinasi dengan pusat untuk mengikuti langkah-langkah agar cepat menemukan keluarga. Kahima atau ketua himpunan mahasiswa atau koordinator bunda cekatan regional membuat list berdasarkan isian dari masing-masing mahasiswa, kemudian data dikompilasi oleh koordinator pusat. Muncullah 40 Kepala Keluarga terpilih yang fokus ke makanan utama yang ingin dipelajari.


Diisi oleh Kepala Keluarga: http://bit.ly/LinkGrupKeluarga 


Hasilnya seperti berikut ini,  pilihan makanan utama/grup keluarga beserta kepala keluarga.


1.  Agama Kepala Keluarga : Farahdiba Tangerang Kota

2.  Bahasa Kepala Keluarga : Ika Nurmaya Gresik

3.  Bermain Bersama Anak Kepala Keluarga : Raisa Dea Sukabumi

4.  Bisnis Kepala Keluarga : Ismi Novianti Lamongan

5.  Cooking Kepala Keluarga : Riyadlotus sholichah Gresik

6.  Counseling & Couching Kepala Keluarga : Titik Maryani Bogor

7.  Desain Kepala Keluarga : Kishartati Banten

8.  Driving Kepala Keluarga : Ratna Sari Dewi Bandung

9.  Entrepreneurship Kepala Keluarga :Dian Vijayanti Sidoarjo

10.Finansial Kepala Keluarga : Indah Pratiwi Bontara

11. Fotografi-videografi Kepala Keluarga : Rahmah Chemist Surabaya madura

12. gizi anak Kepala Keluarga : Rani Apriyanti Sukabumi

13. Home Schooling Kepala Keluarga : Fitri Meilawati Bandung

14. Ilmu Pengetahuan Umum Kepala Keluarga : Eka Rizki Indriyani Tangerang kota

15. Kecantikan Kepala Keluarga : NIMAS ZAHROTUL AYNIYAH Sidoarjo

16. Kerumahtanggaan (Bebenah, food preparation, kitchen) Kepala Keluarga : Esti Darmawati Gresik

17. Keterampilan Kepala Keluarga : Rowfi Fitriana  Sumut

18. Komunikasi Kepala Keluarga : Rasmi Widya Rani Bandung

19. Lainnya Kepala Keluarga : Asri Diana Kamilin Qoffal Surabaya madura

20. Literasi Kepala Keluarga : Andriani Lestari Karawang

21. Manajemen Kepala Keluarga : Dewi Fitriana Tangerang kota

22. Manajemen Belajar Kepala Keluarga : Husna Amalya Melati Kalimantan barat

23. Manajemen emosi Kepala Keluarga : Aisyah Fitriana Samkabar

24. Manajemen Gadget Kepala Keluarga : Linda Kurniawati Banyumas

25. Manajemen Ruhiyah & Ibadah Kepala Keluarga : Renny Oceanita Nasution Balikpapan

26. Manajemen Waktu Kepala Keluarga : Nur Laila Samkabar

27. MPASI dan Laktasi Kepala Keluarga : Ariyantika Wulandari Semarang

28. Parenting Kepala Keluarga : Tamia Dian Ayu Kalimantan barat

29. Pecinta Alquran/tahsin/tahfidz Kepala Keluarga : Siti Rochmatuniyah Pekanbaru

30. Pendidikan (anak, abk, fitrah) Kepala Keluarga : Ivorie Rahiema Verandra Asyigah sidoarjo

31. Portofolio Anak Kepala Keluarga : Himmatul Mardliyah Sidoarjo

32. Public Speaking Kepala Keluarga : Imaniar Prastiwi Jember

33. Sastra Kepala Keluarga : Rian Andini Samkabar

34. Seni, olah raga, herbal dan Kesehatan Kepala Keluarga : Deasy Irawati Solo

35. Suistainable Living ( Berkebun, pilah sampah, komposting, zero waste) Kepala Keluarga : emiria letfiani Sidoarjo

36. Talent Mapping Kepala Keluarga : Rima Melanie Puspitasari Banyumas

37. Teknologi Kepala Keluarga : Andriyani Bekasi

38. Traveling  Kepala Keluarga : KHOTIMATUS SA'DIYAH Tangerang selatan

39. Tutorial Kepala Keluarga : Yuanita Andhina Pacitan

40. Web-blog-SEO Kepala Keluarga : uminyaaltair-Palembang


Lalu kami para ulat-ulat mengecek dimanakah keluarga kami berada di link berikut ini.


Pintu masuk bagi para ulat-ulat masuk ke keluarganya masing-masing

http://bit.ly/CekLinkGrupKeluarga 


Saya yang ingin masuk kumpul keluarga “manajemen emosi” tidak menemukan linknya karena saya terlambat mengecek, di pintu masuk hanya tertulis “telegram” tanpa link hidup. Mana yaaa.. ? akhirnya saya setelah keliling mencari, saya mendapat informasi dari grup regional bahwa grup manajemen emosi karena banyak sekali anggotanya, berpindah ke platform telegram beserta linknya. Alhamdulillah akhirnya. Grup kami bernama “Inside Out Family” yang kepala keluarganya adalah mbak Aisyah Fitriana.


Disinilah keluarga inside out berkumpul

https://t.me/joinchat/E_jOWxdYu8BnKSJvRnYtwQ 


Masuk dalam keluarga “Inside Out”, kami pun diminta untuk mengisi data melalui link di bawah ini


Link Formulir Perkenalan dan Pendataan (wajib)

http://bit.ly/FormPendataanKeluargaEmosi 


Didapatkan hasilnya sebagai berikut


Ada total 9 kelompok kecil dg pembagian ketua kelompok :

1. Grup lain2 : mba ria Ria 

2. Grup manajemen konflik : mba garnis @garnistrisnawati 

3. Grup manajemen marah A : mba fita @Fitasakti 

4. Grup manajemen marah B : mba erni Erni - Watanada Collection 

5. Grup manajemen marah C : mba nurita Nurita 

6. Grup self healing A : mba ayu ayu 

7. Grup self healing B : mba agnita Agnita 

8. Grup self healing C : mba nonny @Nona_Nonny 

9. Grup innerchild : mba marlia Marlia Rahmawati 


Kenapa sampai ada A B C? Karna grup tersebut memiliki member sampai 100+. Jd perlu dipecah lagi agar bs kondusif (max 35 member).


Daftar ini lbh lengkapnya bs dicek di 👇


http://bit.ly/CekPendataanKeluargaEmosi


Setelah dicek saya masuk self healing B dengan ketua mbak Agnita.

Di grup Self Healing B ini kami membahas makanan apa dan daun-daun apa yang di dapat. Kami sharing dan saling memotivasi. Saya menemukan pemilik potluck yang saya comot saat mencari makanan dalam grup ini. Alhamdulillah.


Tugas kami selanjutnya adalah memilih kandidat untuk go live. Di grup Inside Out 


Voting dengan 4 orang kandidat terpilih.


Silahkan drop kandidatmu untuk Go Live 👇👇👇🥁🥁🥁🥁🥁


- Mba lulu @lulumaslukanah 


- Mba rusna Tim Keluarga Emosi 


- Teh Shinta Rini Shinta Shinta 


- Mba Farda Semanggi (kelompok lainnya) @fardasemanggi


Dan didapatkan hasil voting 52 persen memilih mbak Farda Semanggi dengan topik Self Project: Seni Merawat Kewarasan Diri agar menjadi ibu Bahagia. 


Selamat Mbak Farda, Barakallah semoga ilmunya bermanfaat.


Kemudian nama mbak Farda didaftarkan untuk mendapatkan jadwal go live oleh koordinator/tim buncek.


Diisi oleh Kepala Keluarga:

http://bit.ly/PengajuanGoLive 


http://bit.ly/CekNamaGoLiveJurnal3 


Kami dari keluarga manajemen emosi menunggu jadwal tayang untuk perwakilan kami. Semoga sukses berbagi pengalamannya dan menginspirasi buat semua.


Pengalaman dalam menemukan keluarga ini kuncinya, jangan panik, tetap mencari petunjuk, membaca rambu-rambu, dan mematuhi rambu-rambu yang sudah tertulis atau terpampang, agar tetap rapi dan teratur. Jika ada sesuatu yang perlu diutarakan, silakan dikomunikasikan, agar tidak menimbulkan kerumitan atau kekisruhan. Bertanyalah agar tidak salah jalan atau tersesat. Namun tidak juga selalu bertanya karena sudah ada petunjuk di depan mata. Budayakan membaca dan mematuhi rambu, karena ulat-ulat yang jumlahnya ribuan akan sangat merepotkan jika semua bertanya padahal sudah tertera petunjuknya. Alhamdulillah semoga semua sudah menemukan keluarga masing-masing dan sudah mendapatkan perwakilan untuk go live..



#janganlupabahagia

#jurnalminggu3

#materi3

#kelasulat

#bundacekatan

#buncekbatch1

#buncekIIP

#institutibuprofesional

Monday, January 27, 2020

Ini makananku part 2







Assalamualaikum, Semangat Pagii 

Hai bunda cekatan

Kali ini saya akan berbagi tentang daun yang saya dapat di hutaaan..Ini makanankuu


Berikut ringkasan dalam bentuk audionya


https://drive.google.com/file/u/1/d/1v5wuuHZvvdTvlR2-UBFvXWpXeRovtZVj/view?usp=drivesdk



Banyak sekali makanan namun saya memilih sesuai kebutuhan saya. Yaitu tentang seluk beluk emosi. 


Saya butuh daun bergizi ini untuk tubuh saya. Nutrisi ini saya butuhkan karena 

sampai saat ini saya terus berusaha untuk berkomunikasi efektif dengan pasangan, dengan anak-anak. 


Daun bergizi yang saya dapatkan yaitu:


1. Potluck yang disajikan mbak Handayani Retno menarik buat saya. Beliau berbagi tentang komunikasi. Menurut mbak Handayani, komponen komunikasi ada 3 yang pertama self/diri sendiri, yang kedua others dan yang ketiga context. Self maksudnya kita mengatakan apa-apa yang sudah kita kerjakan, others, maksudnya kita harus memahami dengan siapa kita berbicara, di lingkungan mana, latar belakang apa, sehingga kita bisa menempatkan diri dengan baik. Context maksudnya yang berhubungan dengan ruang dan waktu. Memahami situasi dan kondisi lawan bicara apakah sedang dalam suasana yang baik atau kurang baik. Selain itu dalam berbicara ada istilah etika dan etiket. Etiket dapat dipelajari secara teoritis sedangkan etika harus dilatih sejak dini yang kita sebut dengan adab.


Dalam berkomunikasi, kita harus bertanggungjawab dgn apa yang kita bicarakan, harus mampu menempatkan diri terhadap lawan bicara dan mampu membaca situasi lawan bicara


2. Tips komunikasi produktif dengan suami mbak fina febriani John grey, “men are from mars, women are from venus”


Laki-laki atau suami ingin menyelesaikan masalahnya sendiri. Perlu memahami ketika suami ingin menyendiri dan banyak diam

Beri suami waktu untuk menyelesaikan masalah, kita fokus dengan hal yang kita sukai.

Suami senang jika dia merasa dibutuhkan sang istri. Perhalus kalimat perintah menjadi kalimat tanya. Sehingga suami tidak merasa digurui. Suami biasanya menggunakan kalimat eksplisit atau to the point. Suami diibaratkan seperti karet, bisa meregang atau mengendur. Dia butuh aktivitas yang merupakan hobbynya untuk menyeimbangkan kebutuhannya sebagai personal dan sebagai suami. Istri perlu memahami hal ini dan kita bisa mencari kesibukan dengan hal yang disukai. Suami fokus pada hal besar namun lupa pada hal kecil yang disukai istri. Komunikasikan hal tsb dgn suami.


Istri perlu memahami perilaku suami yang diluar ekspektasi istri, saat momen yang kurang menyenangkan, jangan memaksa suami untuk berperilaku seperti yang kita inginkan, alihkan dan cari kesibukan dengan beraktivitas yang kita suka.


3. Potluck dari mbak Siti Rosita Bandung self healing terapi dengan konsep titip dan temani

Salah satu konsep berbicara/komunikasi dengan Allah


Saat kondisi yang membuat kita khawatir, kondisi yang membuat kita tidak nyaman, merasa sendiri dan merasa tidak sanggup menghadapi momen tertentu yang dianggap biasa maupun yang kritis. Kita berserah diri kepada Allah, ada Allah pelindung kita dan ada Allah yang selalu menjaga kita. Asal kita selalu mengingatNya. Berbicara kpd Allah atau berdoa dengan konsep temani dan titip, membuat hati menjadi tenang, ikhlas dan pasrah.


Ya Allah temani Hamba dalam situasi yang tidak nyaman ini, hamba ikhlas dan pasrah kepadaMu apapun yang terbaik menurut Engkau. Hamba titip semua diluar kemampuan hamba hanya kepadaMu. 


Gambarannya seperti kalimat di atas, namun situasinya dapat bermacam-macam.


4. Sebagai pelengkap potluck dari mbak Yoeni Yogyakarta, tentang anger management, 


Intinya energi/emosi marah tidak bisa dihilangkan, tetapi dialirkan


penyebab marah yang meledak, ransel2 emosi penuh dengan amarah disebabkan luka masa lalu atau innerchild, untuk mengosongkan ransel-ransel emosi dilakukan self healing terapi, anggaplah kita memiliki cooling down system dalam diri kita. Energi marah ini besar, dan seringkali dapat merusak diri dan lingkungan sekitar, namun demikian tidak dapat dihilangkan, hanya dapat dialirkan atau dialihkan


Tahapnya adalah aware (sadari dan kenali amarah ini kapan, dimana, dengan siapa, sebabnya apa), accept (terima kalau diri kita ini marah), allow (mengijinkan untuk marah), away (berpasrah diri pada Allah, tetapi mengalirkan emosi terlebih dahulu)


Semua daun ini sudah saya cicipi dan akan dikunyah pelan-pelan sehingga dapat dicerna dan memberikan nutrisi dan semangat lagi buat saya.


Terimakasih potluck teman-teman, saya melahap dengan nikmat dan semoga ilmunya berkah dan bermanfaat


Wassalamualaikum ww






Monday, January 20, 2020

Ini makananku



Di kelas ulat-ulat ini kita mulai mencari makanan yang dibutuhkan, mengumpulkan sebanyak-banyaknya sesuai kebutuhan, begitu banyak macam daun di hutan ini, ulat-ulat akan memilih sesuai jenis daun yang menjadi kegemarannya. Ternyata alam telah mengajarkan bagaimana caranya belajar. Harus mampu memilah dan memilih apa yang menjadi prioritas dalam hidup, tidak semua dimakan dalam waktu bersamaan.


Setelah melihat berbagai makanan yang disuguhkan, Mencukupkan diri untuk memilih makanan yang sesuai dengan pilihan prioritas penting dan mendesak terlebih dahulu, walau makanan lain yang lezat bersliweran, katakan “menarik, tapi tidak tertarik”.


Dan ternyata banyak ulat ulat yang setipe makanannya, ulat-ulat tersebut butuh daun yang sama. Di dunia ini ternyata kita tidak sendirian, banyak teman-teman yang mengalami permasalahan dan memiliki kebutuhan yang sama. Alhamdulillah jadi  bisa sharing..


Walau ada juga kebutuhan yang tidak terdapat di hutan ini, mungkin harus dicari dengan lebih teliti lagi, apakah daun itu termasuk yang langka atau memang hanya ulat tertentu yang memakan makanan tersebut.


#janganlupabahagia

#jurnalminggu1

#materi1

#kelasulat

#bundacekatan

#buncekbatch1

#buncekIIP

#institutibuprofesional





Wednesday, January 15, 2020

Aliran Rasa Tahap Telur-Telur



Belajar Bunda Cekatan ini dibuat sangat fun, mengandung prinsip yang tidak bisa di tolak yaitu dongeng, bermain, hadiah, dan kejutan. Dongeng setiap hari Rabu, diikuti sambil menikmati sinyal yang up and down, sehingga jarang untuk bisa menonton full. Tapi enaknya masih bisa ditonton saat sinyal sudah bagus. Permainan atau gamesnya diberikan pada hari berikutnya. Selanjutnya diberikan waktu untuk berdiskusi langsung dengan para “pendongeng”. Hadiah-hadiah dapat dirasakan sejak awal perkuliahan mulai dari pendongeng yang seru, system yang mudah dipahami dan bikin semangat, infografis yang menarik, perkuliahan yang tepat waktu, respon yang cepat terhadap pertanyaan dan paham dengan maksud yang disampaikan. 


Sebagai informasi bagi yang belum tahu, perkuliahan ibu profesional terbagi menjadi 4 tahap, Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif, Bunda Shaleha, sebelum memulai tahap bunda Sayang ada tahap matrikulasi. Masing-masing tahap kurang lebih 1 tahun. Bunda cekatan ini dibuat menjadi 4 tahap yaitu tahap telur-telur, tahap ulat-ulat, tahap kepompong dan tahap kupu-kupu.


Jangan ditanya kalau mengerjakan gamesnya bikin putar otak. Bagaimana mencari telur hijau atau mengenali diri sendiri, bagaimana mencari telur merah, mengidentifikasi ketrampilan apa saja yang diperlukan untuk aktivitas kita yang bisa dan disukai, telur orange untuk menemukan cara belajar dengan adanya ilmu yang diperlukan untuk menunjang telur merah. Terakhir dalam tahap 1 ini adalah membuat mindmap. Dalam tahap telur-telur ini keterampilan apa yang mau kita kuasai? Bagaimana mengurai benang kusut dalam pikiran kita menjadi sebuah project keren untuk peningkatan kualitas diri. Melihat mindmap dari temen-temen agak keder jugaa, tampilannya oke banget dan keren, tapiii yang lebih penting project dalam mindmap itu benar-benar dijalankan tidak sekedar pajangan.


Ibu Septi  bilang jika dalam belajar kita, kita tidak berubah dalam hal apapun ke arah yang lebih baik, berarti kita hanya mengumpulkan ilmu dan menambah wawasan saja. Belajar dalam bunda cekatan ini pun menjadi pilihan kita, mau sekedar mengumpulkan tugas atau benar-benar ingin melakukan perubahan dan perbaikan. Semua pilihan masing-masing, dan kita akan mendapatkan konsekuensi dari pilihan kita.


Alhamdulilaah lulus tahap telur telur..


Terimakasih ilmu yang disampaikan oleh padepokan margosari, semoga barokah dan menjadi amal jariyah buat seluruh keluarga. 


#bundacekatan

#kelastelurtelur

#institutibuprofesional

#aliranrasatahaptelurtelur



Sunday, January 12, 2020

Mindmap untuk telur orange

Inilah mindmap ala saya dengan keterampilan mengelola emosi. Peta belajar saat ini yang diharapkan dapat memandu untuk mencapai tujuan.

Semoga bisa terus konsisten, komitmen, dan tangguh dalam menjalaninya.

Aamiin..






#janganlupabahagia

#jurnalminggu4

#materi4

#kelastelurtelur

#bundacekatan1

#institutibuprofesional

Sunday, January 5, 2020

Temukan cara belajarmu, Telur Orange-mu

Sampailah bunda cekatan kelas telur-telur di minggu ketiga yaituuu mencari telur orange….


Bagaimana mencarinya?

Setelah menemukan telur hijau (aktivitas suka dan bisa), telur merah (keterampilan yang membuat bahagia), sekarang bagaimana mencari telur orange (cara belajar terhadap ilmu yang diperlukan untuk menunjang telur merah)?


Setelah memilih 1 telur merah, yaitu keterampilan yang paling penting dan mendesak harus dikuasai, menemukan strong way-nya kini saatnya mem-breakdown, ilmu apa saja yang terkait dengan keterampilan tersebut dan dimana bisa ditemukan sumber ilmu serta cara belajarnya. Bagus jika bisa menyelesaikan 1 bulan 1 keterampilan, namun karena beberapa alasan saya hanya ingin satu keterampilan dalam masa bunda cekatan kelas telur ini. Yaitu Keterampilan mengelola emosi.


Strong Why


Emosi (baik positif dan negatif) selalu terjadi dalam keseharian. Agar lingkungan terdekat suami, anak-anak merasa nyaman dan untuk kesehatan fisik psikis diri sendiri, harus pandai mengelola dengan baik dan dapat menyalurkannya secara sehat. 


Ilmu apa saja yang diperlukan


Secara alam bawah sadar, menyadari akan kebutuhan ilmu-ilmu yang berkaitan dengan hal-hal yang diperlukan oleh jiwa. Selama hampir setahun ini, saya telah mempelajari rangkaian ilmu pola pertolongan Allah yang sangat memantapkan saya untuk memperkuat keyakinan dan kepercayaan terhadap Allah terhadap apapun, total bergantung kepadaNya, dan membereskan hidup berkaitan dengan emosi diri sendiri dan emosi ke lingkaran terdekat kita atau keluarga. Ilmu penunjang lainnya adalah hal yang terkait dengan perbedaan laki-laki dan perempuan, bagaimana berkomunikasi yang efektif, sekilas tentang psikologi umum, dan sekilas tentang kecerdasan emosional juga kecerdasan spiritual.


Sumber ilmu


Banyak sekali sumber ilmu jika kita ingin mencarinya, di era digital saat ini dengan mudah kita temukan ilmu yang akan kita pelajari, yaitu melalui channel youtube bisa kita temukan kajian-kajian yang live menampilkan pembicaranya, seolah-olah kita sedang berada dalam majelis tersebut. 


Bisa dengan kuliah online, atau universitas terbuka. Untuk saat ini belum terpikir untuk “kuliah” di universitas, mungkin di waktu lain. Yang efektif dengan mengikuti seminar atau trainning dengan pembicara tertentu dan mengulang kelasnya berkali-kali. 


Mencari dan membaca buku-buku referensi yang sesuai dengan tema ilmu



Cara Belajar


Dengan membaca dan mencatat, mendengarkan dan mencatatnya. Langsung dengan mengikuti seminar atau trainning, mengikuti forum belajar yang dibuat Bisa online dan offline, diskusi dan sharing dengan suami dan anak-anak juga teman dalam lingkup yang kecil dan berusaha mempraktekkan apa yang dipelajari agar tidak lupa. 


Banyaknya sumber ilmu membuat kita harus memilah mana saja ilmu yang diperlukan untuk kita, jika terasa perlu semua, tetapkan prioritas dan waktu untuk menyelesaikan satu ilmu tersebut. Sehingga dengan ilmu tersebut kita mampu melakukan perubahan yang lebih baik pada diri kita.


Masih dalam tahap belajar dalam menentukan prioritas, ingin sekali belajar suatu hal secara mendalam sehingga menjadi sebuah keahlian dalam hal tersebut. Bunda Cekatan memfasilitasi belajar saya dan ribuan ibu-ibu profesional yang lain. 



Catatan dongeng Telur Orange dari bu Septi


  • Jika banyak aktivitas suka dan bisa yang membuat bahagia dan bahagia banget, perlu ada keterampilan yang harus dimiliki, namun tidak bisa  semua dipelajari dalam satu waktu, temtukan prioritasnya. Pilih yang penting dan mendesak.

  • Merdeka belajar dan belajar merdeka. Tentukan apa yang mau kita pelajari, jadilah ulat yang menemukan makanan terbaik untuk dirinya.

  • Bagaimana konsep merdeka belajar belajar merdeka? Merdeka itu independence tidak tergantung orang lain, tidak terbelenggu dengan satu cara, satu guru, harus adaptif. Belajar tentang merdeka belajar membuat diri kita merdeka dalam belajar, ingin berubah dimana, perlu ilmu apa.

  • 1. Komitmen pada tujuan, tujuan belajar harus jelas, dan kuat, temukan “strong why” mengapa harus belajar hal tersebut. Sehingga punya semangat untuk mencapainya

  • 2. Mandiri pada cara tidak boleh meniru-niru cara yang belum tentu cocok dengan diri kita

  • 3. Memiliki prioritas, pilih yang penting dan mendesak terlebih dahulu sesuai kebutuhan dan kebahagiaan diri.

  • 4. Berefleksi tentang apa yang sudah bagus, perubahan apa yang perlu dilakukan?

  • Dalam menemukan telur Orange tanyakan pada diri sendiri, mengapa perlu keterampilan tersebut? Ilmu apa saja untuk menunjang keterampilan tersebut, bagaimana menetapkan prioritasnya? Ritme dan cara belajar yang seperti apa yang sesuai dengan diri kita? Sehingga satu hal atau satu telur saja jika dapat menguatkannya dengan benar dapat menguatkan kehidupan sebagai perempuan, istri dan ibu. Sumber ilmu banyak sekali, ada di sekitar kita.

  • Indikator bahagia adalah tidak mengeluh yang ada hanya syukur dan sabar

  • Bagaimana melakukan perubahan setelah mengetahui sebuah hal?

  • 1. Hal tersebut sangat mungkin dilakukan

  • 2. Kontrol ada pada diri sendiri

  • 3. For things to change, you must change first

  • 4. Dimulai dari hal kecil

  • 5. Untuk berubah adalah mau atau tidak mau bukan bisa atau tidak bisa.


    Bismillah...


#janganlupabahagia

#jurnalminggu3

#materi3

#kelastelurtelur

#bundacekatan1

#institutibuprofesional


Mastermind dan False Celebration

  Anggota Tim yang memberikan sarannya:  #ibupembaharu #bundasalihah #darirumahuntukdunia #hexagoncity #institutibuprofesional #semestaberka...